Biografi Rio Haryanto

Nama : Ariqah Hasna Luthfiyah

NPM : 21430017

Prodi : Hubungan international/A

Univ  : Slamet Riyadi Surakarta

Tahun : 2021


                         

                  Rio Haryanto

                               


Rio Haryanto adalah seorang pembalap Indonesia yang mengikuti perlombaan pembalap bersama Manor Racing Team di ajang Formula 1 (F1).Rio lahir di Solo, 22 Januari 1993.Rio menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu membalap di seri GP2, dan Rio menjadi pebalap pertama yang memiliki basis dukungan yang banyak . Ia juga dikenal sebagai pebalap muda yang berpotensi mewakili Asia di ajang F1 ke depan.

Rio Haryanto adalah anak bungsu dan memilki 3 saudara. Ayahnya, Sinyo Haryanto, adalah mantan pembalap nasional. Rio menyukai tantangan seperti ayahnya sejak kecil. Ketika berusia sekitar 6 tahun, Rio mulai mengemudi Gokart dan mulai mengikuti ajang balapan pada tahun 1999. Dan dia memenangkannya pada tahun 1999 sebagai juara nasional di kategori kadet.


Rio Haryanto telah berkiprah di dunia karting selama 7 tahun dan telah meraih beberapa keberhasilan dalam karir kartingnya, seperti penghargaan atlet muda terbaik tahun 2005 dan 2006 oleh Persatuan Motor Indonesia. Di tahun 2008 Rio Haryanto memulai perjalanan karir profesionalnya sebagai pembalap. Rio mengikuti tiga event yakni Asian Formula Challenge, Formula Asia 2.0 dan BMW Pacific di benua Asia. Dalam hal ini, ia berhasil menjadi juara pertama Asian Karting Open Championship Series 1, sirkuit Guia di Makau. Pada tahun 2009, Rio kembali mengikuti kompetisi balap di berbagai seri seperti Australian Drivers' Championship, Formula Renault Asia Challenge dan BMW Pacific. Di BMW Pacific, ia bergabung dengan tim Meritus Malaysia dan Rio memenangkan 11 dari total 15 seri. Tujuan utama Rio Haryanto ketika mengikuti balap mobil adalah untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Formula 1. Oleh karena itu, ia berusaha berjuang untuk meraih impiannya.


Pada tahun 2010, berkat dukungan beberapa sponsor, ia berhasil mengikuti GP3 Europe Series, dan meraih juara pada seri balap yang diadakan di Turki, kemudian ia meraih juara 1 di ajang tersebut. Seri Silverstone dan runner-up kedua di Italia. Rio juga dinobatkan sebagai pembalap manor terbaik. Berkat kemenangan Rio Haryanto di GP3, lagu Indonesia Raya pertama kali terdengar di ajang balap di benua Eropa.

Berkat kesuksesannya di GP3, Rio hartyanto ikut serta dalam Kejuaraan Formula GP 2012. Ia bergabung dengan tim GP2 Carlin. Pada tahun yang sama ia menguji mobil Formula 1 tim F1 Marussia untuk pertama kalinya dalam tes di sirkuit Silverstone di Inggris. Hal ini pula yang membuat Rio berhasil memenuhi persyaratan untuk mendapatkan super license FIA, lisensi yang harus dimiliki oleh pembalap yang ingin berlaga di ajang F1 dan lagi-lagi menjadi orang pertama dari Indonesia yang mendapatkannya.

Pada tahun 2013, Rio kemudian beralih ke Tim GP2 Tim Addax, namun pada tim ini Rio mencatatkan hasil yang kurang bagus, hanya mencetak beberapa poin dalam 4 seri balapan. Padahal ia sempat meraih podium pertama di sirkuit Silverstone di Inggris sebagai bagian dari tim. Karena kinerja mobil dan mekanik yang buruk, ia memutuskan untuk meninggalkan tim. Pada tahun 2014 ia beralih ke Team Caterham dan bermitra dengan pembalap Alexander Rossi dari USA.Pada tahun 2015 Rio Haryanto memutuskan untuk bergabung dengan Compos Racing Team. Ia menjadi runner-up dalam seri GP Formula 1 yang diadakan di Bahrain. Ia pun berhasil finis kedua pada balapan di Austria. Dan pada akhirnya ia meraih posisi keempat di GP 2. Keberhasilannya itu dilihat sebagai peluang untuk masuk Formula 1.



Rio Haryanto memasuki ajang Landjet paling bergengsi di dunia pada tahun 2016, yaitu Formula 1, dengan bergabung dengan tim F1 Manor Racing setelah memenuhi persyaratan melalui lisensi super F1 dan dana sponsor. yang ia terima dari berbagai sponsor yang mendukungnya. Hal ini menjadikan Rio Haryanto menjadi pembalap Indonesia pertama yang mengikuti Kejuaraan Dunia Formula 1. Di tim Manor Racing, Rio telah bekerja sama dengan pembalap Pascal Wehlein dari Jerman.

Prestasi Rio Haryanto

  • 2002 – Juara nasional Go-kart kelas kadet
  • 2005 – Penghargaan IMI sebagai Atlet Gokart Junior Terbaik
  • 2008 – Juara Nasional Go-kart
  • 2008 – Formula Asia 2.0: ke-3, 121 poin
  • 2008 – Formula Renault Asia: ke-6, 160 poin
  • 2009 – Juara Formula BMW Pacific 2009
  • 2010 – GP3 Series: ke-5, 27 poin
  • 2010 – F1 Test, Virgin VR-01
  • 2015 – GP2 Series: ke-5,132 poin

References
Biografi dan Profil Lengkap Rio Haryanto Pembalap F1 asal Indonesia, https://www.infobiografi.com/biografi-dan-profil-lengkap-rio-haryanto-pembalap-f1-asal-indonesia/#Biografi_Lengkap_Rio_Haryanto

Komentar

  1. gaya bahasa atau tata bahasa sudah benar 👍
    alhamdulillah.
    semangat kakak ^^

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Terimakasih, blog ini menarik.
    Namun, ada beberapa kata dan tanda baca yang kurang tepat.
    Nama: maulita
    Profesi:mahasiswa

    BalasHapus
  4. Gaya bahasa sudah baik..tapi lebih diperbaiki tanda bacanya agar menjadi kalimat yang benar..semangat selalu

    Sitina (mahasiswa)

    BalasHapus
  5. MaasyaAllah good, fighting
    Fara ( mahasiswi)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat menarik sekali, dengan membaca biografi nya tidak terlalu berlebihan juga, singkat, padat, dan jelas, tapi tanda bacanya tolong di perhatikan dan pemilihan kata- katanya

      Hapus
  6. Bahasanya sudah baik tetapi diperbaiki kembali format setiap awal paragraf dan tanda bacanya.
    Good luck.

    Nain(mahasiswa)

    BalasHapus
  7. Hi!
    Tulisan yang menarik. Sedikit koreksi dari aku, penggunaan spasi setelah titik dan di akhir kalimat ga perlu kasih spasi sebelum titik.
    Semangat ya!

    Nama: Aruna
    Status : Mahasiswa

    BalasHapus

Posting Komentar